ASUHAN KEBIDANAN II (PERSALINAN)
Partus maturus atau aterm adalah partus pada kehamilan 37-40 minggu, jani matur dengan berat badan 2500-4000 gram.
partus postmatur (serotinus) adalah persalinan yang terjadi 2 minggu atau lebih dari waktu partus yang di taksir. janin di sebut post matur.
A. SEBAB-SEBAB MULAINYA PERSALINA
1. penurunan hormon : 1-2 minggu sebelum partus mulai terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. progesteron bekerja sebagai penegang otot-otot polos rahim dan akan menyebabkan kekejangan pembuluh darah sehingga timnul HIS bila kadar progesteron turun
2. plasenta menjadi tua : akan menyebabkan turunnya kadar estrogen dan progesteron yang menyebabkan kekejangan pembuluh darah, hal ini akan menimbulkan kontraksi rahim
3. distensi rahim : rahim yang menjadi besar dan meregang menyebabkan iskemia otot-otot rahim sehingga mengganggu sirkulasi utero-plasenter
4. iritasi mekanik : dibelakang serviks terletak ganglion servikale. bila ganglion ini di geser dan ditekan misalnya oleh kepala janin maka akan timbul kontraksi
5. induksi partus : dapat di peroleh dengan gagang laminaria dg cara memasukkan beberapa laminaria kedalam kanalis servikalis dengan tujuan merangsang fleksus frankenhauser. aminotomi atau pemecahan ketuban. dan oksitosin drips.
B. TANDA-TANDA PERSALINAN
1. rasa sakit oleh adanya his yang datang lebih kuat, sering, dan teratur.
2. keluar lendir bercampur darah yang lebih banyak karena robekan-robekan kecil pada serviks
3. kadang-kadang ketuban pecah dengan sendirinya
4. pada pemeriksaan dalam serviks mendatar dan pembukaan telah ada.
C. TANDA DAN GEJALA KALA II
1. ibu merasakan ingin meneran bersamaan dengan adanya kontraksi
2. ibu merasa meningkatnya tekanan pada rektum dan vagina
3. perineum menonjol
4. vulva dan spingterani membuka
5. peningkatan pengeluaran lendir dan darah
D. MEKANISME PERSALINAN
1. synclytismus : sutura sagitalis berada ditengah jalan lahir melintang atau miring
2. asynclytismus : sutura sagutalis mendekati promontorium
3. asynclytismus posterior : sutura sagitalis mendekati simpisis dimana os parental posterior lebih renda dari pada os parental anterior
4. asinclytismus anterior : sutura sagitalalis mendekati promontorium di mana os pariental anterior lebih rendah dari pada os pariental posterior
5. fleksi
6. ekstensi/defleksi
7. resusitasi/putaran paksi luar
8. ekspulsi
0 Response to "ASUHAN KEBIDANAN II (PERSALINAN)"
Post a Comment